Seri: The Infernal Devices #1
Pengarang Cassandra Clare
Penerbit: Ufuk
Tebal: 664 halaman
Sinopsis:
SIHIR MEMANG BERBAHAYA—TAPI CINTA TETAP LEBIH BERBAHAYA
Pada zaman Victoria,
Tessa Gray yang berusia enam belas tahun menyeberangi samudera untuk
menemui kakak laki-lakinya di Inggris. Sesuatu yang mengerikan sedang
menantinya di Dunia Bawah London, di mana vampir, warlock, dan makhluk
gaib lainnya berjalan diam-diam di jalanan yang diterangi lampu gas.
Hanya para Pemburu Bayangan, ksatria yang mengabdi untuk menyingkirkan
iblis dari dunia, yang menjaga keteraturan di tengah kekacauan.
Tanpa teman dan diburu,
Tessa berlindung kepada para Pemburu Bayangan di Institut London. Tessa
segera tertarik dengan—dan terkoyak di antara—dua sahabat. Ada James,
yang ketampanan rapuhnya menyembunyikan rahasia mematikan. Lalu ada
Will, yang bermata biru, dengan kejenakaan tajamnya dan suasana hatinya
yang cepat berubah-ubah membuat semua orang menjaga jarak... semua
orang, benar, kecuali Tessa.
Minat baca buku ini berawal karena saya sudah kesengsem sama tulisan cassandra clare, city of bones. Pada intinya yang diceritakan adalah kehidupan para shadowhunters (pemburu bayangan), di seri the mortal instruments berlatar belakang dunia modern (New York) dunia sekarang, sedangkan di seri ini the infernal devices berlatar belakang tahun 1800an (mereka sebut zaman victoria di London).
dan tentunya kedua seri ini saling berhubungan satu sama lain, tapi tetap bisa dibaca satu diantaranya. Saya sudah sangat terlanjur jatuh cinta dan susah move on gara-gara karakter William Herondale, dia sangat istimewa! menyimpan begitu banyak misteri, rahasia yang belum terungkap di buku pertama ini. Banyak hal yang membuat saya terkagum-kagum dengan buku dari Clare, selalu menampilkan tokoh utama yang buat saya... meleleh, mungkin. hehehe
Juga begitu banyak teka-teki yang belum terjawab di buku satu ini, siapa sebenarnya jati diri Tessa? Kenapa Will selalu menghindar dari Tessa? dan kenapa kakak Tessa sangat sangat kejam? Siapa sebenarnya Mortmain, dia seorang Fana atau bukan? dan dan dan dan sangat banyak pertanyaan yang belum bisa terjawab.
Untungnya saya sudah dapat lanjutan buku ini, Clockwork Prince.
Mudah-mudah cepat terselesaikan, dan sampai jumpa di review selanjutnya :D
Salam, SHADOWHUNTERS!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar