Judul : Allegiant
Seri : Divergent #3
Pengarang : Veronica Roth
Penerbit : Mizan fantasi
Tebal : 496 Halaman
Sinopsis:
Bagaimana bila seluruh hidupmu adalah dusta? dan satu kebenaran - seperti satu pilihan - mengubah semua yang kau percaya?
Tak ada lagi faksi, tak ada lagi panduan, hanya ingatan akan penghianatan. Tirani lain mengancam, para factionless yang selama ini terbuang mengambil alih kekuasaan.
Tris ingin ke luar batas kota dengan Tobias, bebas dari dusta dan prasangka. Tetapi realitas baru mengubah hati orang-orang yang dicintai Tris. Sekali lagi Tris harus berjuang untuk memenangkan hati mereka. Perjuangan yang menuntut semua keberanian, kesetian, pengorbanan, dan cintanya.
Setelah tarik nafas dalam-dalam untuk tulis review buku ini, agak enggan untuk mulai dan akhirnya saya memutuskan untuk tetap memulainya. Mulai dari divergent, insugent, sampai dengan allegiant ini memang sangat menguras emosi dan imajinasi. Divergent menggambarkan indahnya dunia yang di huni Beatrice Prior begitupun dengan Four, divergent punya cerita lirik-lirikan Tris-Four yang buat kita selalu kangen dengan buku divergent. Masuk ke insurgent Four/Tobias sudah tak seindah dulu, Tobias yang keras kepala, juga kota mereka yang dulunya terdiri dari lima faksi (Abnegation, Dauntless, Erudite, Amity dan Candor) sudah bubar dan hancur berantakan, ditambah lagi kekuasaan para kaum factionless yang buat saya justru kurang setuju.
Akhirnya cerita Allegiant pun dimulai, dibalik terkuaknya rahasia dunia luar di luar kota mereka, maka terbentuklah pasukan Allegiant yang ingin merasakan dunia di luar pagar perbatasan, Tris dan Tobias juga termasuk ke dalam kelompok tersebut.
Setelah keluar dari kota, hal yang luar biasa yang justru tidak terduga terjadi, bagaimana rasanya kalau ternyata dunia yang selama ini kita huni hanyalah kebohongan? yaaa gak enak lah..
Romance buku ini juga tidak terlalu banyak, yang lebih dominan menurut saya adalah penjelasan-penjelasan tentang kebohongan dari divergent dan insurgent, action nya juga dapat dan sangat keterlaluan :(
Allegiant yang buat saya sangat moody, awalnya seruuu kemudian membosan kemudian seru kemudian membosan kemudian seruuuuuu sekaliiii.. sampai-sampai bukunya perlu ditendang karena mata saya sudah bengkak mewek :'( membayangan masa depan Tobias dan Tris bikin nyesek tenggorokan dan sakitnya tuh tepat nusuk ke tengah2 jantung.. intinya every story had a story, and life must go on..
Good job Veronica Roth, i adore your series so much.. i love them to the moon and never never never comeback~~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar